Rum adalah Turki
ha apa ini? ,bukannya Rum itu Bangsa Romawi bahkan Surat al-Rum di al-Quran pun mengacu kepada Bangsa Romawi alias Bani Ashfar<kenapa di artikel ini Bangsa Rum adalah Turki?
sabar dulu saya disini mengatakan bahwa Bangsa Rum adalah Turki berdasarkan perspeksi orang-orang Nusantara zaman dulu,jika dilihat dari cerita-cerita Nusantara pada zaman itu terutama dalam cerita-cerita melayu kita akan menemukan bahwa Negeri Rum adalah negeri yang beragama Islam DAN rajanya bergelar Sultan ,tentu saja hal ini bertolak belakang dengan perspektif orang Timur Tengah yang menggangap bahwa Bangsa Rum adalah Bangsa Eropa yang Mayoritasnya beragama Nasrani ,lantas mengapa di Nusantara zaman itu istilah Negeri Rum bisa menyimpang jauh seratus delapan puluh derajat?
Ketika Bangsa Turki menguasai Semenanjung Anatolia yang sebelumnya merupakan daerah Kekaisaran Romawi Timur atau Byzantium para Sultan mereka mengangkat dirinya sendiri sebagai penguasa Romawi atau Sultan-i-Rum, nah kontak dengan Negeri "bekas " Romawi inilah ynag menimbulkan persepsi bahwa Negeri Rum adalah negeri muslim dan penduduknya mayoritas Beragama Islam ,contohnya dalam salah satu versi cerita Aji Saka diceritakan bahwa pada awalnya Aji Saka adlah Orang Negeri Rum yang dipimpin oleh Raja Galbah(mirip nama PERSIA) DATANG ke Pulau Jawa dengan 20.000 Orang Rum untuk mencari tanah baru, namun banyak diantara orang-orang Rum tersebut yang mati karena diganggu Jin dan wabah ganas(menurut saya penyakit tropis) hingga akhirnya banyak yang pulang ke Negeri Rum,akhirnya Aji Saka pun meminta Bantuan pada Pendeta Bani Israil(hah yahudi dong?!)yang berana Ngusman Aji(mirip nama Arab Utsman) http://bagusharun.blogspot.co.id/2012/09/penelusuran-silsilah-keluarga_27.html
ada juga cerita tentang Syekh Jangkung dan Raja Rum yang bernama Abukorim,cerita tersebut berjudul Bedah NgeRUM dimana Raja Abukorim di Rum(Turki belum mempunyai permaisuri dan hendak memperistri anak Sultan Agung Mataram, namun patihnya Johanpre pesimis Sultan Agung akan menikahkan anaknya dengan Orang Asing sehingga ia malah mengusulkan untuk menculik putri Sultan Agung tersebuthttps://www.syaiflash.com/syeh-jangkung-bedahing-ngerum/
Dalam cerita Merong Mahawangasapun dikenal anak raja RUm yang ingin menikah dengan putri Cina
Di pemakaman Imogori terdapat sebuah kedni keramat yang diaktakan berasal dari pemberian Sultan Ngerum,yang dapat dipastikan sebagai Sultan Turki USManiyah atau Osmanli
sedangkan dalam ramalan Jayabaya diceritakan bahwa Jayabaya bertemu dengan pendita(ulama) sakti dari Rum yang bernama Maolana Ali syamsuyen(maulana memang gelar ulama yang alzimdipakai di turki),dalam Rmaaln itu juga diceritakan bahwa di akhir zaman akan ada pasukan dari Rum yang datang ke Tanah Jawa untuk membebaskan Tanah Jawa dari pasiukan Prenggi (mirip Faranji , sebutan DARI Orang Arab untuk Orang Franks/Franka ,Orang Eropa yang berambut pirang,bukan Orang Mediterania yang rata-rata berambut hirtam dan coklat) ,Rum disini berkonotasi positif dan tidak terkesan seperti tentara Eropa yang suka menjajah,mungkin Ronggowarsito mengharapkan di masa depan(di zamannya) Kekhalifahan Utsmaniyah yang menguasai Rum akan mengusir Belanda dari Tanah Jawa
https://nurahmad.wordpress.com/wasiat-nusantara/kitab-musarar-jayabaya/
di dalam cerita Hang Tuah Orang Portugis yangh termasuk Bangsa Barat tidak disebut dengan istilah RUM tetapi Pranggi
sabar dulu saya disini mengatakan bahwa Bangsa Rum adalah Turki berdasarkan perspeksi orang-orang Nusantara zaman dulu,jika dilihat dari cerita-cerita Nusantara pada zaman itu terutama dalam cerita-cerita melayu kita akan menemukan bahwa Negeri Rum adalah negeri yang beragama Islam DAN rajanya bergelar Sultan ,tentu saja hal ini bertolak belakang dengan perspektif orang Timur Tengah yang menggangap bahwa Bangsa Rum adalah Bangsa Eropa yang Mayoritasnya beragama Nasrani ,lantas mengapa di Nusantara zaman itu istilah Negeri Rum bisa menyimpang jauh seratus delapan puluh derajat?
Ketika Bangsa Turki menguasai Semenanjung Anatolia yang sebelumnya merupakan daerah Kekaisaran Romawi Timur atau Byzantium para Sultan mereka mengangkat dirinya sendiri sebagai penguasa Romawi atau Sultan-i-Rum, nah kontak dengan Negeri "bekas " Romawi inilah ynag menimbulkan persepsi bahwa Negeri Rum adalah negeri muslim dan penduduknya mayoritas Beragama Islam ,contohnya dalam salah satu versi cerita Aji Saka diceritakan bahwa pada awalnya Aji Saka adlah Orang Negeri Rum yang dipimpin oleh Raja Galbah(mirip nama PERSIA) DATANG ke Pulau Jawa dengan 20.000 Orang Rum untuk mencari tanah baru, namun banyak diantara orang-orang Rum tersebut yang mati karena diganggu Jin dan wabah ganas(menurut saya penyakit tropis) hingga akhirnya banyak yang pulang ke Negeri Rum,akhirnya Aji Saka pun meminta Bantuan pada Pendeta Bani Israil(hah yahudi dong?!)yang berana Ngusman Aji(mirip nama Arab Utsman) http://bagusharun.blogspot.co.id/2012/09/penelusuran-silsilah-keluarga_27.html
ada juga cerita tentang Syekh Jangkung dan Raja Rum yang bernama Abukorim,cerita tersebut berjudul Bedah NgeRUM dimana Raja Abukorim di Rum(Turki belum mempunyai permaisuri dan hendak memperistri anak Sultan Agung Mataram, namun patihnya Johanpre pesimis Sultan Agung akan menikahkan anaknya dengan Orang Asing sehingga ia malah mengusulkan untuk menculik putri Sultan Agung tersebuthttps://www.syaiflash.com/syeh-jangkung-bedahing-ngerum/
Dalam cerita Merong Mahawangasapun dikenal anak raja RUm yang ingin menikah dengan putri Cina
Di pemakaman Imogori terdapat sebuah kedni keramat yang diaktakan berasal dari pemberian Sultan Ngerum,yang dapat dipastikan sebagai Sultan Turki USManiyah atau Osmanli
sedangkan dalam ramalan Jayabaya diceritakan bahwa Jayabaya bertemu dengan pendita(ulama) sakti dari Rum yang bernama Maolana Ali syamsuyen(maulana memang gelar ulama yang alzimdipakai di turki),dalam Rmaaln itu juga diceritakan bahwa di akhir zaman akan ada pasukan dari Rum yang datang ke Tanah Jawa untuk membebaskan Tanah Jawa dari pasiukan Prenggi (mirip Faranji , sebutan DARI Orang Arab untuk Orang Franks/Franka ,Orang Eropa yang berambut pirang,bukan Orang Mediterania yang rata-rata berambut hirtam dan coklat) ,Rum disini berkonotasi positif dan tidak terkesan seperti tentara Eropa yang suka menjajah,mungkin Ronggowarsito mengharapkan di masa depan(di zamannya) Kekhalifahan Utsmaniyah yang menguasai Rum akan mengusir Belanda dari Tanah Jawa
https://nurahmad.wordpress.com/wasiat-nusantara/kitab-musarar-jayabaya/
di dalam cerita Hang Tuah Orang Portugis yangh termasuk Bangsa Barat tidak disebut dengan istilah RUM tetapi Pranggi
Komentar
Posting Komentar