Negara tidak butuh tentara:pelajaran dari abasiyah

Dinasti Abbasiyah adalah kekhalifahan yang dipimpin oleh keluarga keturunan Abbas paman Rasulullah shalallahu alahi wasallam , dinasti Abbasiyah memiliki banyak pencapaian di dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi , pada zaman itu umat Islam sedang berada di masa keemasannya dalam bidang keduniawian z sudah tidak ada musuh yang kuat yang mampu mengungguli kekuatan Bani Abbas , byzantium masih ada namun hanya terbatas di Yunani dan Anatolia barat(Turki) ,terkadang byzantium menyerang Irak dan Suriah sebelah Utara namun biasanya serangan-serangsn seperti ini dapat dipukul mundur bahkan pasukan Abbasiyah dapat menyerang balik ke wilayah byzantium yang ada di Anatolia , pada masa pengaruh seljuk byzantium malah semakin kecil dan tidak ada apa-apanya dibandingkan kekuatan bmabbasiyah yang dipengaruhi oleh militer seljuk z di Mesir terjadi pemberontakan oleh kaum ubaidiyah namun keberadaan mereka tetaplah bukan merupakan ancaman yang mampu menggoyang kedudukan Bani Abbas di Baghdad , akhirnya dinasti ubaidiyah atau famitiyah ini pun rontok oleh Maslaah internal dan menguatnya pengaruh dinasti ayubiyah dengan tokohnya shallahudin Al Ayubi yang masih bernaung di bawah khilafah Abbasiyah, keadaan yang aman inilah akhirnya membuat pemerintahan menjadi lalai z ditamabahlah lagi oleh kemewahan hidup , suatu ketika seorang menteri Bani Abbas mengusulkan untuk mengurangi gaji tentara karena negara dalam keadaan damai akhirnya karena minimnya pendapatan banyak anggota militer Bani Abbasiyah yang mengundurkan diri dan beralih profesi , jumlah tentara yang awalnya mencapai 100.0000, berkurang drastis hanya mencapai 10.000personi l ketika jumlah pasukan menurun inilah tiba-tiba datang serangan Mongol dari arah timur , pasukan yang tinggal sedikit ini tentu saja merupakan pasukan pilihan karena mereka masih bertahan dalam militer Abbasiyah walaupun penghasil and mereka menurun , serangan gelombang pertama pasukan Mongol berhasil mereka kalahkan , namun akhirnya mereka harus takluk melawan Mongol yang memiliki senjata mesiu dari cina yang sangat canggih pada zamannya , akhir dari perang ini sudah kita ketahui warga Baghdad yang sudah hidup dalam kedamaian tidak mampu membela diri dari srbuan pasukan Mongol sekaligus mengakhiri masa keemasan Baghdad sebagai pusat ilmu pengetahuan 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cerita Dewasa:Asal ada mangsa

Sultan galbah dan Sultan Otto dari negeri ngerum

,Marbot Afrika