Pwengamlaman bermain medieval 2 total war
iki bukan promosi game hanya sekedar cerita saja pengalaman saya main game apalagi sekarang saya juga sudah bosan ,disini ssaya akan menceritakan pengalaman saya yang tidak terduga yang saya ras a semestinya tidak akan ssaya alami saat bermain game, ya memang berbeda dengan pengalaman di dunia yata ya begitulah tetapi tetap ada kesan "tersendiri"
waktu itu saya kelas XI SMA ,kejaidannya pada saat liburan semester satu ,waktu itu saya lbiruanke rumah saudara di tangerang ,karean rumah penuh saya meginap di rumah kecil yang juga milik paman saya tepat di sebelah beliau ,awalnya saya menghabiskanwaktu saya untuk membaca nuku ustdz felix siauw "sudah putuskan saja", namun kemudian saudara saya menajak saya untuk bermain game di laptop yaitu medieval 2 total war ,pada waktu itu saya sudah jarang main game strategy ,apalagi medieval totalwar ini agak sedikit beda dibandingkan game-game yang dulu perah saya mankan sewaktu kecil ,gmae ini agak mirip stronghold tetapi menurut saya petanya lebih realistis ada juga tentang pajak ,disini tidak ada sumberdya alam yang diatur oleh negara hanyalah uang ,negara dpat membangun kota dan jalan ,peta disini menggunaka peta dunia timur tengah dan eropa ,sungai ,gunung,laut, teluk, dan pulau-pulau yang ada benar-benar seperti nyata ,pasukan di peta digambarkan sebagai satu orang yang disebut stack ,yang berjalan-jalan ,setiap stack bisa berisi ratusan hingga ribuan orang tergantung faksi yang dimainkan ,disinii negara disebut sebagai faksi karena tidak semua faksi adalah negara misalnya faksi pemberontak , ada beberapa faksi yang tidak bisa dimainkan yaitu mongol ,timuriyah(timurid,negaranya timurlenk ) ,dan papal
Komentar
Posting Komentar